BerandaBerita LokalTikungan Toroan Makan Korban Mobil Pengangkut Telur Terguling di Ketapang, Kerugian Capai...

Tikungan Toroan Makan Korban Mobil Pengangkut Telur Terguling di Ketapang, Kerugian Capai Rp33Juta

SAMPANG, Rommusa.com // Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Raya Toroan, Dusun Tlabang, Desa Ketapang Daya, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura, Minggu (04/10/2026) pagi.

Sebuah mobil barang Isuzu Traga warna putih bernomor polisi AG 8488 LC yang mengangkut sekitar 2,2 ton telur terguling setelah pengemudi diduga kehilangan kendali saat melintas di tikungan.

Kapolsek Ketapang AKP Kusmanto dalam laporannya menyampaikan, kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 05.00 WIB. Mobil dikemudikan Andreas Prayoga (25), warga Kabupaten Blitar, dengan kernet Trio Hengky Sefrian Arista (23).

Mobil tersebut membawa muatan telur milik Solehuddin dengan tujuan Desa Tamberu Daya, Kecamatan Sokobanah. Saat memasuki wilayah Ketapang, kendaraan melaju dengan kecepatan yang cukup tinggi.

Sesampainya di tikungan Jalan Raya Toroan, pengemudi dikejutkan oleh kendaraan dari arah berlawanan yang berada agak ke kanan. Pengemudi kemudian membanting setir ke kiri.

Namun, kendaraan mengalami selip hingga akhirnya terguling ke bahu jalan dan menabrak tiang penyangga kabel jaringan Telkomsel.

“Petugas kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi serta pengaturan arus lalu lintas,” demikian laporan Kapolsek Ketapang AKP Kusmanto.

Proses evakuasi melibatkan personel Polsek Ketapang, petugas Damkar Kecamatan Ketapang, serta masyarakat sekitar. Kendaraan berhasil dievakuasi sekitar pukul 09.10 WIB.

Sementara itu, muatan telur kemudian dipindahkan ke mobil pikap milik Solehuddin untuk selanjutnya dibawa menuju Tamberu Daya.

Kasi Humas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo membenarkan adanya kecelakaan lalu lintas tunggal tersebut.

Ia menjelaskan, dalam insiden itu tidak terdapat korban jiwa. Namun, kendaraan mengalami kerusakan cukup berat pada bagian depan.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Untuk kerugian materiil, kendaraan diperkirakan sekitar Rp25 juta, sedangkan muatan telur sekitar Rp8 juta,” ujar AKP Eko Puji Waluyo.

Dengan demikian, total kerugian materiil akibat kecelakaan tersebut diperkirakan mencapai Rp33 juta.

Polsek Ketapang telah melakukan sejumlah tindakan di lokasi, di antaranya mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), mencatat keterangan saksi, membantu proses evakuasi kendaraan dan muatan, melakukan pengaturan arus lalu lintas, serta mendokumentasikan kejadian.

Polisi mengimbau para pengendara agar meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika melintasi tikungan dan ruas jalan yang berpotensi menimbulkan kecelakaan. (ABS)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments