SAMPANG, Rommusa.com // Pemerintah Kabupaten Sampang terus mendorong akses pendidikan bagi generasi muda melalui program Beasiswa Sahabat Kabupaten Sampang. Hal itu disampaikan Bupati Sampang H. Slamet Junaidi saat menghadiri Temu Ramah Alumni dan Penerima Beasiswa Sahabat Kabupaten Sampang, di Pendopo Trunojoyo. Kamis (01/10/2026).
Dalam sambutannya, H. Slamet Junaidi mengungkapkan bahwa program Beasiswa Sahabat telah berjalan sejak 2020. Hingga angkatan ke-6 tahun 2026, program tersebut telah memberikan dukungan pendidikan kepada 347 mahasiswa yang menempuh pendidikan tinggi di berbagai daerah di Indonesia. Dari jumlah tersebut, sebanyak 149 mahasiswa masih aktif menerima beasiswa, sedangkan 198 mahasiswa lainnya telah menyelesaikan pendidikan dan menjadi alumni.
“Jangan sampai anak-anak Sampang yang berprestasi dan memiliki kemauan untuk belajar harus berhenti mengejar cita-cita hanya karena keterbatasan biaya,” kata orang hebat nomor satu di kabupaten Sampang dalam sambutannya.
Menurutnya, angka penerima beasiswa bukan sekadar data. Di balik setiap penerima terdapat cita-cita, perjuangan dan harapan untuk mempersiapkan diri menjadi bagian dari masa depan Kabupaten Sampang. Selain mahasiswa, dukungan pendidikan juga diberikan kepada 92 siswa jenjang SLTA di Kecamatan Ketapang, Banyuates dan Sokobanah melalui dukungan CSR Petronas Carigali Ketapang II.
Aba Idi akrab disapa menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang selama ini ikut mendukung keberlangsungan Beasiswa Sahabat, di antaranya SKK Migas Jabanusa, HCML, Petronas, Medco Energy, Bank Sampang dan PT Garam, serta para mitra lainnya.
“Pendidikan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Pendidikan adalah tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.
Pesan Bupati untuk Penerima Beasiswa: Kepada para penerima Beasiswa Sahabat, H. Slamet Junaidi berpesan agar kesempatan tersebut dimanfaatkan sebaik-baiknya.
Ia meminta para mahasiswa tidak memandang beasiswa semata sebagai bantuan biaya pendidikan, tetapi sebagai bentuk kepercayaan dan tanggung jawab untuk belajar lebih sungguh-sungguh serta menyelesaikan pendidikan.
“Jadikan ini sebagai kepercayaan dan tanggung jawab untuk belajar lebih sungguh-sungguh, menyelesaikan pendidikan, dan kelak memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, dan Kabupaten Sampang,” pesannya.
Sementara kepada para alumni, Bupati berharap hubungan dengan keluarga besar Beasiswa Sahabat tidak berhenti setelah masa beasiswa berakhir.
Ia mendorong para alumni untuk menjadi inspirasi sekaligus membuka peluang bagi generasi muda Sampang lainnya agar memperoleh kesempatan pendidikan yang sama.
Bupati juga berharap temu ramah tersebut tidak hanya menjadi kegiatan seremonial. Pertemuan itu diharapkan menjadi ruang untuk saling mengenal, berbagi pengalaman, membangun jejaring dan memperkuat hubungan antara alumni serta penerima beasiswa.
“Mari kita terus jaga komunikasi dan sinergi yang baik ini. Semoga Allah SWT senantiasa meridhoi dan memudahkan niat baik kita untuk membangun SDM Sampang yang unggul dan berkualitas,” pungkasnya. (ABS)



