SAMPANG, Rommusa.com // Mewakili tokoh masyarakat dan pemuda Dusun Ombul Laok serta Dusun Nyaksakan, Desa Ombul, Kecamatan Kadungdung, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, masyarakat menyampaikan apresiasi tinggi atas keberhasilan pembangunan swadaya betonisasi ruas jalan sepanjang 1 kilometer yang menghubungkan antar dusun di wilayah tersebut.
Pembangunan infrastruktur ini dinilai sebagai bentuk nyata kepedulian dan partisipasi aktif warga dalam meningkatkan aksesibilitas dan konektivitas desa. Di tengah keterbatasan anggaran daerah, inisiatif gotong royong ini menjadi contoh kolaborasi yang patut diapresiasi.

Tokoh masyarakat, H. Buridin, menegaskan bahwa pembangunan swadaya betonisasi jalan ini merupakan cerminan rasa memiliki masyarakat terhadap fasilitas publik. “Kami sangat bangga dengan semangat kebersamaan warga. Ini adalah bukti bahwa masyarakat tidak tinggal diam, tetapi ikut ambil bagian dalam membangun desanya,” ujarnya.
Ia juga menyoroti kondisi fiskal daerah yang sedang mengalami tekanan akibat pemotongan Transfer ke Kas Daerah (TKD) hingga 40 persen. Selain itu, implementasi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 turut membatasi belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD tahun anggaran 2027, sehingga ruang fiskal pembangunan menjadi semakin terbatas.
“Dalam situasi seperti ini, peran aktif masyarakat menjadi sangat penting. Betonisasi jalan ini bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga simbol kekuatan gotong royong dan kepedulian bersama,” tambah H. Buridin.
Dengan adanya swadaya betonisasi jalan sepanjang 1 kilometer tersebut, diharapkan mobilitas warga semakin lancar, perekonomian desa meningkat, serta akses antar dusun menjadi lebih mudah dan aman. Inisiatif ini sekaligus menjadi inspirasi bagi desa lain dalam menghadapi tantangan keterbatasan anggaran pembangunan. (Red)



