SAMPANG, Rommusa.com // Pemerintah Kabupaten Sampang resmi mengangkat Andy Andrian Hasan, S.E., sebagai Direktur RSUD dr. Muhammad Zyn Kabupaten Sampang untuk masa jabatan lima tahun. Pengangkatan tersebut ditetapkan melalui Surat Keputusan Bupati Sampang Nomor 100.3.3.2/181/434.013/2026 yang ditandatangani Bupati Sampang H. Slamet Junaidi pada Jum’at 05 Juni 2026.
Dalam prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan, Bupati Sampang H. Slamet Junaidi menegaskan bahwa jabatan Direktur RSUD dr. Muhammad Zyn merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, profesionalisme, dan integritas.

Menurut Bupati, rumah sakit daerah memiliki peran strategis sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat. Karena itu, kepemimpinan baru diharapkan mampu membawa perubahan signifikan dalam peningkatan kualitas layanan, tata kelola manajemen, serta penguatan keuangan rumah sakit.
“Direktur yang baru harus mampu menghadirkan inovasi dan terobosan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Rumah sakit ini harus terus berkembang menjadi fasilitas kesehatan yang profesional, bersih, nyaman, dan menjadi kebanggaan masyarakat Sampang,” ujar orang hebat nomor satu di kabupaten Sampang.
Bupati juga menyoroti tingginya tingkat keterisian tempat tidur (Bed Occupancy Rate/BOR) yang telah melampaui kapasitas ideal. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan penting perlunya pengembangan rumah sakit, termasuk rencana delokasi untuk mendukung perluasan layanan kesehatan di masa mendatang.
Selain itu, Bupati meminta manajemen rumah sakit melakukan pembenahan sistem keuangan dan pengelolaan arus kas agar kondisi keuangan RSUD semakin sehat dan mampu mendukung peningkatan mutu pelayanan.
Sementara itu, Direktur RSUD dr. Muhammad Zyn yang baru, Andy Andrian Hasan, S.E., menyampaikan komitmennya untuk membawa rumah sakit menjadi fasilitas kesehatan favorit masyarakat Sampang melalui pelayanan yang unggul dan berbasis teknologi.

Dalam sambutannya, Andy Andrian Hasan menegaskan bahwa fokus utama kepemimpinannya adalah mewujudkan service excellence atau pelayanan prima yang humanis, profesional, dan berorientasi pada kepuasan pasien.
“Kami ingin setiap pasien yang datang merasakan pelayanan terbaik sejak pertama masuk rumah sakit hingga selesai mendapatkan perawatan. Pelayanan yang ramah dan humanis akan menjadi budaya kerja seluruh jajaran rumah sakit,” ungkapnya.
Ia juga memaparkan rencana digitalisasi menyeluruh pada sistem pelayanan rumah sakit, mulai dari pendaftaran pasien, rekam medis, farmasi, persediaan obat, keuangan hingga pengelolaan sumber daya manusia. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akurasi pelayanan.
Selain penguatan layanan kesehatan, Andy Andrian Hasan berencana membangun ekosistem kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi, rumah sakit luar daerah, perbankan, UMKM, serta sektor pariwisata untuk mendukung pengembangan rumah sakit yang lebih modern dan kompetitif.
Dalam bidang keuangan, ia menargetkan peningkatan efisiensi melalui optimalisasi sistem pengadaan dan pengelolaan persediaan sehingga mampu memperkuat kinerja keuangan rumah sakit tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Dengan kepemimpinan baru tersebut, Pemerintah Kabupaten Sampang berharap RSUD dr. Muhammad Zyn mampu berkembang menjadi rumah sakit rujukan regional yang memberikan pelayanan kesehatan berkualitas, cepat, dan terpercaya bagi masyarakat Madura, khususnya Kabupaten Sampang. (Red)



