BerandaBerita LokalKorban Lakalantas Jembatan Laris Sampang Santri Pondok Gersempal, Polisi Masih Selidiki Motif

Korban Lakalantas Jembatan Laris Sampang Santri Pondok Gersempal, Polisi Masih Selidiki Motif

SAMPANG, Rommusa.com // Identitas korban misterius yang ditemukan di sekitar Jembatan Laris, Kabupaten Sampang, akhirnya terungkap. Korban diketahui bernama Muhammad Ardi (17), seorang santri aktif Pondok Pesantren Darul Ulum II Al-Wahidiyah Pengasuh KH. Jak’far bin Abdul Wahid, Desa Gersempal, Kecamatan Omben, korban warga asal Dsn. Gayam, Ds. Tamba’an, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, identitas korban terungkap setelah salah satu perangkat desa Tamba’an, Kecamatan Camplong, Moh. Holi, melihat unggahan viral di media sosial terkait ciri-ciri korban kecelakaan tunggal tersebut. Setelah mencocokkan informasi, pihak keluarga membenarkan bahwa korban adalah putra mereka.

Baju putih Sekdes Desa Tamba’an Moh. Holi

Keluarga korban kemudian didampingi perangkat desa mendatangi RSUD dr. Muhammad zyn Kabupaten Sampang untuk memastikan identitas korban secara langsung. Setelah proses administrasi dan penandatanganan berita acara penyerahan jenazah selesai, korban dibawa ke rumah duka sekitar pukul 20.15 WIB.

Sementara itu, hasil konfirmasi petugas ke Pondok Pesantren Gersempal, Kecamatan Omben, menyebut korban tercatat sebagai santri aktif di pondok tersebut. Pengurus pondok, Ustad Irsad, menjelaskan bahwa pada malam kejadian korban keluar pondok tanpa izin pihak keamanan.

“Korban diketahui keluar pondok bersama seorang alumni yang sudah tidak mondok sekitar satu tahun terakhir. Pihak keamanan pondok juga sempat mencari dan menunggu kepulangan korban hingga akhirnya menerima kabar korban meninggal dunia,” jelasnya.

Kasih Humas Polres Sampang, Eko Puji Waluyo, mengatakan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait penyebab pasti kejadian tersebut.

“Identitas korban sudah berhasil diketahui dan saat ini Unit Laka Lantas Polres Sampang masih melakukan pendalaman terkait kronologi serta motif kejadian,” ujar AKP Eko Puji Waluyo.

Polres Sampang mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara serta meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, khususnya yang berada di lingkungan pendidikan dan pondok pesantren. (Red)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments