BerandaBerita LokalSampang Luncurkan 9 TK Negeri, Gerakan Stop Kekerasan Anak Digencarkan

Sampang Luncurkan 9 TK Negeri, Gerakan Stop Kekerasan Anak Digencarkan

SAMPANG, Rommusa.com // Pemerintah Kabupaten Sampang memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026 dengan meluncurkan sembilan Taman Kanak-Kanak (TK) Negeri Pembina sekaligus mendeklarasikan Gerakan Stop Kekerasan terhadap Anak melalui program “Ngobrol 15 Menit Setiap Hari dengan Anak”.

Kegiatan Gebyar PAUD dan Peringatan Hari Anak Nasional 2026 tersebut dihadiri Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sampang, jajaran OPD, organisasi mitra PAUD, para Bunda PAUD Kecamatan, guru, tenaga kependidikan, orang tua, hingga ratusan peserta didik PAUD.

Ketua PP PAUD Kabupaten Sampang, Selviana Slamet Junaidi, menegaskan bahwa Hari Anak Nasional bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat dalam memenuhi hak-hak anak.

“Setiap anak adalah anugerah dan generasi penerus bangsa. Mereka berhak memperoleh pendidikan yang layak, perlindungan dari segala bentuk kekerasan, serta kesempatan tumbuh dan berkembang sesuai potensi yang dimiliki,” ujar Selviana.

Ia juga mengapresiasi dedikasi guru PAUD, tenaga pendidik, orang tua, dan seluruh Bunda PAUD Kecamatan yang selama ini menjadi garda terdepan dalam membangun pendidikan anak usia dini di Kabupaten Sampang.

Menurutnya, peluncuran sembilan TK Negeri Pembina merupakan bentuk nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Sampang untuk memperluas akses layanan PAUD yang berkualitas sekaligus menjadi pusat pembelajaran bagi satuan PAUD di daerah.

Selain peningkatan kualitas pendidikan, Selviana menekankan pentingnya perlindungan anak di tengah meningkatnya berbagai kasus kekerasan terhadap anak.

Karena itu, Pemkab Sampang menguatkan komitmen melalui Deklarasi Stop Kekerasan terhadap Anak dengan mengusung Gerakan Ngobrol 15 Menit Setiap Hari dengan Anak.

“Gerakan ini sederhana, namun memiliki dampak besar. Luangkan waktu sedikitnya 15 menit setiap hari untuk mendengarkan cerita anak, memahami perasaan mereka, dan menjadi tempat paling aman bagi mereka untuk bercerita,” tegasnya.

Selviana mengajak seluruh orang tua menjadikan komunikasi hangat di dalam keluarga sebagai budaya agar mampu mencegah kekerasan sejak dini sekaligus memperkuat ikatan emosional antara orang tua dan anak.

Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, Roro Dewi Trisna, menyampaikan bahwa peluncuran sembilan TK Negeri Pembina merupakan langkah strategis untuk meningkatkan mutu layanan pendidikan anak usia dini.

“Keberadaan TK Negeri Pembina diharapkan menjadi pusat pembelajaran, meningkatkan kualitas layanan PAUD, serta memperkuat kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing,” ujar Dewi akrab disapa.

Melalui peringatan Hari Anak Nasional 2026, Pemerintah Kabupaten Sampang berharap seluruh elemen masyarakat terus bersinergi menciptakan lingkungan yang aman, ramah anak, dan bebas dari segala bentuk kekerasan, sehingga setiap anak dapat tumbuh, belajar, bermain, dan meraih cita-citanya secara optimal. (ABS)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments